fbpx

Bahaya GLUTEN dalam asupan Ananda…

5th January 2017

Pernah dengar kata GLUTEN? juga berbagai kontroversi di dalamnya?

Yuk kita bahas sedikit, …. semoga bermanfaat..

Menurut Wikipedia,

Gluten adalah campuran amorf (bentuk tak beraturan) dari protein yang terkandung bersama pati dalam endosperma (dan juga tepung yang dibuat darinya) beberapa serealia, terutama gandum, gandum hitam, dan jelai. Dari ketiganya, gandumlah yang paling tinggi kandungan glutennya. Kandungan gluten dapat mencapai 80% dari total protein dalam tepung, dan terdiri dari protein gliadin dan glutenin. Gluten membuat adonan kenyal dan dapat mengembang karena bersifat kedap udara. Gluten dapat digunakan untuk membuat daging imitasi (terutama daging bebek) untuk hidangan vegetarian dan vegan. Tepung roti banyak mengandung gluten, sementara tepung kue lebih sedikit. Ada sejumlah orang yang tidak dapat mengonsumsi gluten karena reaksi daya tahan tubuh merusak dinding usus halus, dan hanya dapat ditangani bila penderita tidak makan gluten seumur hidup.

Dengan kalimat lain, Gluten adalah protein lengket dan elastis yang terkandung di dalam beberapa jenis serealia, terutama gandum, jewawut (barley), rye, dan sedikit dalam oats. Jadi, gluten ada dalam roti, biskuit, pasta, sereal sarapan (breakfast cereal), mi, dan semua jenis makanan yang terbuat dari tepung terigu.  Dalam proses pembuatan roti, gluten bermanfaat untuk mengikat dan membuat adonan menjadi elastis sehingga mudah dibentuk.

Nah… Popularitas buruk diraih gluten karena ada kasus-kasus konsumsi gluten yang menimbulkan reaksi sensitivitas ketika dikonsumsi seperti alergi pada beberapa orang. Hal ini membuat banyak orang salah kaprah dan berpikir bahwa gluten harus dijauhi oleh semua orang.

Gluten yang dikonsumsi memang menimbulkan efek buruk pada beberapa orang yang sensitif terhadap gluten. Reaksi sensitivitas yang ditimbulkan oleh konsumsi gluten bisa dikategorikan menjadi tiga,

  1. alergi gluten,
  2. intoleransi gluten (penyakit seliak atau coeliac disease), dan
  3. non-coeliac gluten intolerance.

Kita bahas satu-satu ya… Masih betah bacanya kan?…

 1. alergi gluten

Menurut Dr Harris Steinman dari Allergy Society of South Africa’s Working Group on Childhood Asthma, Afrika Selatan,  bahwa alergi gluten atau disebut juga alergi gandum (wheat allergy) merupakan kondisi yang langka tapi bisa terjadi pada siapa pun.

Kandungan protein gandum – termasuk gluten – dalam jumlah sedikit saja di dalam makanan, secara langsung akan menyebabkan timbulnya gangguan pada mereka yang sensitif, seperti gatal-gatal pada kulit dan eksim, gangguan pencernaan (kram perut, mual dan muntah), serta gangguan pernapasan. Bisa berupa serangan asma (baker’s asthma) akibat menghirup tepung yang mengandung gluten seperti tepung terigu.

Antibodi IgE bereaksi terhadap protein gluten yang dianggap sebagai alergen (bahan penyebab alergi). Inilah yang menimbulkan reaksi alergi. Satu-satunya cara mengatasi alergi gluten adalah dengan menjauhi semua makanan yang mengandung gluten, terutama gandum.

2. intoleransi gluten (penyakit seliak atau coeliac disease)

Dr Widodo Judarwanto SpA, dari Children Allergy Center Rumah Sakit Bunda Jakarta, mengatakan, intoleransi gluten atau sering disebut penyakit seliak (coeliac disease) adalah penyakit keturunan yang bersifat permanen, dimana konsumsi gluten akan menyebabkan kerusakan usus halus sehingga terjadi gangguan penyerapan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Gluten yang masuk ke dalam saluran pencernaan akan menyebabkan reaksi autoimun (menyerang sistem kekebalan sendiri) yang merusak lapisan pelindung dinding usus. Kerusakan ini menyebabkan lapisan usus yang berjonjot-jonjot menjadi rata sehingga kurang mampu menyerap nutrisi makanan, yang akhirnya berakibat pada malnutrisi. Jika alergi gluten disebabkan oleh reaksi antibodi IgE, penyakit seliak disebabkan oleh reaksi antibodi IgA dan IgG.

Gejala penyakit seliak pada anak mulai tampak setelah anak diberi makanan tambahan yaitu sekitar usia 4-6 bulan. Bila makanan tersebut mengandung gluten, maka akan timbul keluhan berupa sulit buang air besar, diare, kembung, dan sering rewel. Beberapa anak mengalami kesulitan makan, kurang gizi, kegagalan pertumbuhan, berat badan sulit naik, nyeri perut, sering buang angin, adanya luka seperti sariawan di sekitar mulut, dan gigi keropos.

3. non-coeliac gluten intolerance.

Orang yang mengalami gejala sensitivitas gluten – tapi tes penyakit seliak menunjukkan hasil negatif – dikategorikan sebagai penderita non-coeliac gluten intolerance (NCGI). Mekanismenya masih belum jelas, tetapi diperkirakan kondisi ini juga disebabkan oleh reaksi antibodi IgA dan IgG terhadap gluten.

Akibat yang ditimbulkan NCGI tidak separah alergi yang disebabkan oleh antibodi IgE yang langsung muncul sesaat setelah konsumsi gluten. Gejalanya berupa migren, merasa lemas, gangguan kulit, gangguan pencernaan seperti kembung, sembelit, dan radang usus, serta mudah marah.

Tidak seperti alergi gluten dan penyakit seliak yang harus menghindari gluten seumur hidup, kondisi ini sifatnya hanya sementara dan biasanya bisa diatasi dengan mengurangi atau menjauhi konsumsi gluten selama beberapa waktu.

Anak Berkebutuhan Khusus (Autis)

Penderita autis juga disarankan untuk menjauhi konsumsi gluten. Dr Natasha Campbel McBride, ahli gizi sekaligus ahli saraf Amerika dalam bukunya Gut and Psychology Syndrome menyatakan bahwa makanan yang mengandung gluten dan kasein – protein yang terkandung dalam susu – dicurigai dapat mempengaruhi kesehatan usus pada penderita autis.

Untuk penderita autis, gluten dan kasein dianggap sebagai racun karena tubuh penderita autis tidak menghasilkan enzim untuk mencerna kedua jenis protein ini. Akibatnya, protein yang tidak tercerna ini akan diubah menjadi komponen kimia yang disebut opioid atau opiate. Opioid bersifat layaknya obat-obatan seperti opium, morfin, dan heroin yang bekerja sebagai toksin (racun) yang dapat mengganggu fungsi otak dan sistem imunitas, serta menimbulkan gangguan perilaku.

Nah.. inilah sedikit bahan bacaan mengenai gluten yang bisa menjadi bekal bagi ibunda dalam memilihkan asupan yang tepat bagi keluarga tercinta…

Pesan: ada iklan lewat, di klik aja

 

 

Rp 27000
Rp 27000
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKecap Manis Non MSG
Harga Rp 27000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHERBAL ASAM URAT PROBIOTIK BIO SYAFA
Harga Rp 75000
Lihat Detail »
Rp 55000/93000
Rp 55000/93000
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangFace Lotion/ cream wajah Kefir Umimu
Harga Rp 55000/93000
Lihat Detail »
habis
Rp 125000
Rp 125000
habis
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPANGGANGAN AJAIB MAGIC ROASTER MASPION
Harga Rp 125000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSunscreen Almayra, pelindung wajah herbal alami
Harga Rp 55000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGLUMORY minuman kecantikan, memutihkan dan mencerahkan kulit tubuh
Harga Rp 350000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBiosyafa Natura G10, Herbal Suplemen Probiotik
Harga Rp 75000
Lihat Detail »
Rp 3000
Rp 3000
Order Sekarang » SMS : 081313767667
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPermen Probiotik Prochid
Harga Rp 3000
Lihat Detail »
Keranjang>>